Harapan itu selalu ada untuk orang-orang yang tidak mudah menyerah! Semangaaaaaaaaaaaaaat! :)

Sabtu, 27 September 2014

BERKUNJUNG KE PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

Nama : Meilani Yunda Pratiwi
NPM : 14612527
Kelas : 3SA04
Mata kuliah : Jurnalistik 1

BERITA

Berita adalah informasi yang ditulis maupun disiarkan untuk disampaikan kepada khalayak ramai. Berita juga bisa disebut sebagai sesuatu yang sedang hangat dibicarakan. Namun dalam pengertian luas, berita kini bisa dikategorikan sesuai dengan situasi yang ingin diangkat atau diberitakan. Misalnya, bila tema yang diangkat bersifat entertaiment (hiburan), maka berita yang disajikan adalah berita yang mengandung unsur menghibur para pembaca maupun pemirsanya. 

Contohnya: Berita mengenai rekomendasi tempat-tempat rekreasi seperti pantai dan pegunungan, atau tempat bersejarah seperti situs purbakala, museum, dan tempat menarik seperti perpustakaan, galeri atau pun kebun binatang.


BERKUNJUNG KE PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

Jakarta — Kamis, 25 September 2014. Saya dan dua orang teman saya datang berkunjung ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang berlokasi di Jl. Salemba Raya 28A, Jakarta. Ini adalah pertama kalinya kami mengunjungi salah satu Perpustakaan terbesar di Indonesia ini. Lokasinya sangat strategis karena berada tepat di tepi jalan raya yang dilalui oleh kendaraan umum. Selain itu, gedung perpustakaan yang dibangun mencapai tinggi sekitar 7 lantai itu membuatnya mudah ditemukan oleh para pengunjung yang baru pertama kali datang ke sana.

Perpustakaan Nasional RI terdiri dari dua buah gedung pencakar langit berwarna cokelat, fasilitas umum seperti mushola yang cukup bersih dan lahan parkir yang luas, serta sebuah gedung pertemuan yang biasa disewakan untuk acara tertentu. Gedung pertemuan tersebut dulunya adalah awal cikal bakal dari berdirinya Perpustakaan Nasional RI sebelum dibangun gedung yang baru.

Tujuan kami datang ke Perpustakaan Nasional RI ini yaitu mencari referensi buku penunjang materi dari beberapa mata kuliah yang kami pelajari. Tetapi untuk dapat meminjam buku, kami diwajibkan untuk membuat kartu keanggotaan perpustakaan terlebih dahulu. Oleh karena itu, kami pun segera menuju ruang pendaftaran keanggotaan yang tidak jauh dari pintu masuk. Kami dapat mendaftarkan diri dan mendapatkan kartu keanggotaan tanpa dipungut biaya apapun atau gratis.

Terdapat beberapa tahapan yang kami harus lakukan sebelum mendapatkan kartu tersebut. Yang pertama, kami harus mengisi identitas pribadi dalam sebuah formulir digital yang tersedia di depan ruang pendaftaran. Semua kolom wajib terisi, jika tidak, maka petugas tidak akan mengizinkan pengunjung untuk mendapatkan kartu keanggotaan. Setelah memastikan seluruh kolom terisi maka tambahkan tanda check untuk menyetujui peraturan yang berlaku kemudian klik daftar. Lalu akan muncul nomor identitas yang harus dicatat karena nomor tersebutlah yang menjadi akses untuk kegiatan pinjam meminjam buku. Tahap selanjutnya, kami harus mengantri untuk menunggu giliran dipanggil oleh petugas dan difoto untuk disertakan ke dalam kartu keanggotaan. Setelah menunggu beberapa menit, kartu anggota tersebut pun akhirnya dapat kami gunakan untuk mengisi buku tamu digital yang berada di pintu masuk dan juga melakukan peminjaman buku.

Sebelum menuju lantai dua, yaitu tempat dimana kami dapat mencari buku yang ingin dipinjam, kami harus menitipkan identitas diri terlebih dahulu kepada pihak security. Di lantai dua, telah tersedia komputer yang berperan sebagai katalog digital dan berisi data-data seluruh buku yang terdapat di Perpustakaan Nasional RI. Format pencarian dapat menggunakan nama pengarang/penulis maupun judul bukunya. Setelah menemukan buku yang ingin dibaca, kami harus mengisi sebuah formulir. Kami harus mengisi data buku yang ingin dipinjam sesuai dengan yang tertera di layar komputer dan menyerahkannya pada pustakawan yang bertugas untuk mengkonfirmasi di lantai berapa dan di rak mana buku tersebut terletak.

Kami pun akhirnya menuju lantai tiga, tempat di mana buku yang ingin kami pinjam itu terletak. Di lantai tiga terdapat dua buah ruangan, untuk mengetahui di ruangan sebelah mana buku itu terletak, kami dapat melihatnya dari nomor panggil yang tercantum di formulir permintaan peminjaman buku. 

Nomor panggil yang menunjukkan di ruangan mana buku yang ingin dipinjam itu terletak


Setelah formulir diserahkan kepada pustakawan, kami diminta menunggu. Jika buku telah ditemukan, maka sang pustakawan akan memanggil nama peminjam melalui pengeras suara. Buku memang tidak dapat dipinjam untuk di bawa pulang tetapi hanya boleh dipinjam untuk dibaca di tempat. Meskipun tidak boleh di bawa pulang, namun perpustakaan menyediakan jasa fotocopy jika ada pembaca yang membutuhkan materi bacaan untuk di bawa pulang.

Sistem peminjaman buku di Perpustakaan Nasional RI ini memang bertujuan untuk  mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, pembaca dengan atau tanpa sengaja menghilangkan, merusak, melipat atau pun mencorat-coret buku. Karena bagaimana pun juga, buku adalah jendela ilmu yang harus dijaga untuk memberikan manfaat kepada generasi mendatang.

Sebagai pembaca, kami merasa sedikit kecewa karena sistem peminjaman buku ini yang memang tidak sebebas perpustakaan pada umumnya. Kami tidak bisa lagi menelusuri rak-rak buku sebebas dulu. Padahal tidak semua pembaca datang ke perpustakaan hanya untuk mencari buku yang telah diketahui judul maupun pengarangnya. Sebagian pembaca lainnya tentu menginginkan adanya kebebasan untuk membaca buku-buku yang belum pernah mereka baca sebelumnya. Kebebasan yang dimaksud tentunya tetap harus menjunjung tinggi sikap bertanggung jawab untuk menjaga buku yang dipinjam.


Kunjungan kami ke Perpustakaan Nasional RI kali ini cukup berkesan. Namun ke depannya perpustakaan milik seluruh rakyat Indonesia ini masih membutuhkan pembenahan yang lebih baik. Agar dapat mencerdaskan seluruh generasi penerus bangsa serta mengantarkan mereka untuk berkompetisi dengan masyarakat global melalui ilmu yang didapat dari lembaran-lembaran ilmu yang bernama buku.

Minggu, 29 Juni 2014

SUMBER DAYA MANUSIA DALAM KEWIRAUSAHAAN



SUMBER DAYA MANUSIA


Dalam dunia kewirausahaan juga dibutuhkan adanya Sumber Daya Manusia yang berkompeten dan berkualitas. Sebab itulah berikut ini terdapat langkah-langkah serta tahap-tahap dalam proses penyediaan Sumber Daya Manusia (Human Resource Management) dan proses seleksinya.

Tugas penyediaan SDM semestinya sangat penting bagi wirausahawan. Produktivitas pada semua organisasi kewirausahaan ditentukan oleh bagaimana SDM berinteraksi dan bergabung untuk menggunakan sumber daya sistem manajemen. Faktor-faktor seperti latar belakang, umur, pengalaman yang berhubungan dengan jabatan, dan tingkat pendidikan formal ke semuanya mempunyai peranan di dalam menentukan tingkat ketepatan posisi individu-individu pada organisasi kewirausahaan.

LANGKAH-LANGKAH PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA:


1.     PEREKRUTAN (Recruitment)

Penarikan tenaga kerja adalah suatu proses penyaringan awal dari calon SDM yang tersedia untuk mengisi suatu posisi.

2.    SELEKSI

Seleksi adalah pemilihan individu untuk dipilih lagi secara spesifik dari semua individu yang telah direkrut.

Terdapat dua tahap yang harus di lalui untuk lulus seleksi yaitu, ujian (testing) dan pusat penilaian (assessment centers). Tujuan dari testing adalah untuk meningkatkan keberhasilan pemilihan sumber daya manusia yang sesuai bagi organisasi kewirausahaan.

3.    PELATIHAN (Training)

Pelatihan adalah proses pengembangan kualitas SDM yang pada akhirnya akan membuat sumber daya tersebut menjadi lebih produktif dan, karenanya bisa menyumbang bagi pencapaian tujuan organisasional. Oleh karena itu, tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan produktivitas dari individu-individu dalam tugas mereka dengan mempengaruhi perilaku mereka.

4.    PENILAIAN HASIL KERJA

Penilaian hasil kerja adalah proses menelaah aktivitas produktif individu-individu di masa lalu untuk mengevaluasi sumbangan yang mereka buat dalam mencapai tujuan sistem manajemen. Seperti halnya dengan pelatihan, penilaian hasil kerja adalah aktivitas yang bersifat continue dan dipusatkan pada SDM yang relative baru maupun yang sudah mapan dalam organisasi kewirausahaan.

SECARA DETAIL, TAHAP-TAHAP PROSES SELEKSI ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

1.   Penyaringan pendahuluan (Preliminary Screening) dari rekaman, berkas data, dll.
2.    Wawancara pendahuluan
3.    Tes Kecerdasan (Intelligence)
4.    Tes bakat (Aptitude)
5.    Tes kepribadian (Personality)
6.    Rujukan Prestasi (Performance Refenrences)
7.    Wawancara dianostik
8.    Pemeriksaan kesehatan
9.    Penilaian Pribadi

PERENCANAAN

Perencanaan adalah proses menentukan bagaimana organisasi dapat mencapai tujuannya, dimana ditujukan pada tindakan yang tepat melalui melalui proses analisa, evaluasi, seleksi diantara kesempatan-kesempatan yang diprediksi terlebih dahulu.

Tujuan Perencanaan adalah membentuk usaha yang terkoordinasi dalam organisasi.

Perencanaan Organisasional mempunyai dua tujuan :
•         Tujuan Perlindungan (Protective) : meminimisasikan resiko dengan mengurangi ketidakpastian di sekitar kondisi bisnis dan menjelaskan konsekuensi tindakan manajerial yang berhubungan.
•         Tujuan Kesepakatan (Affirmative) : meningkatkan tingkat keberhasilan organisasional.

PENGORGANISASIAN

Pengorganisasian adalah suatu proses pembentukan kegunaan yang teratur untuk semua sumber daya dalam sistem manajemen. Pengorganisasian yang sesuai dengan sumber daya akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari penggunaannya.

Henry Fayol mengemukakan enam belas garis pedoman umum ketika mengorganisasi sumber daya-sumber daya :

1.     Menyiapkan dan melaksanakan rencana operasional secara bijaksana.
2.    Mengorganisasi aset kemanusiaan dan bahan sehingga konsisten dengan tujuan-tujuan sumber daya.
3.    Menetapkan wewenang tunggal, kompeten, energik.
4.    Mengkoordinasikan semua aktivitas-aktivitas dan usaha-usaha.
5.    Merumuskan keputusan yang jelas dan tepat.
6.    Menyusun bagi seleksi yang efisien sehingga tiap-tiap departemen dipimpin oleh seorang manajer.
7.    Mendefinisikan tugas-tugas.
8.    Mendorong inisiatif dan tanggung jawab.
9.    Memberikan balas jasa yang adil dan sesuai bagi jasa yang diberikan.

10.  Memberikan sanksi terhadap kesalahan dan kekeliruan.

11.   Mempertahankan disiplin .

12.  Menjamin bahwa kepentingan individu konsisten dengan kepentingan umum dari organisasi.

13.   Mengakui adanya satu komando/pimpinan.

14.  Mempromosikan koordinasi bahan dan kemanusiaan.

15.   Melembagakan dan memberlakukan pengawasan.
16.   Menghindari adanya pengaturan, birokrasi dan kertas kerja.

PEMBAGIAN TENAGA KERJA

Konsep pembagian tenaga kerja diberikan pada berbagai bagian tugas tertentu diantara sejumlah anggota organisasi sehingga produksi dibagi menjadi sejumlah langkah-langkah/tugas-tugas dengan tanggung jawab penyelesaian yang diberikan pada individu tertentu
Keuntungan dan Kerugian Pembagian Tenaga Kerja
Keuntungan :
1.     Pekerja berspesialisasi dalam tugas tertentu sehingga keterampilan dalam tugas tertentu meningkat.
2.    Tenaga kerja tidak kehilangan waktu dari satu tugas ke tugas yang lain.
3.    Pekerja memusatkan diri pada satu pekerjaan dan membuat pekerjaan lebih mudah dan efisien.
4.    Pekerja hanya perlu mengetahui bagaimana melaksanakan bagian tugas dan bukan proses keseluruhan produk.
Kerugian :
1.     Pembagian kerja hanya dipusatkan pada efisiensi dan manfaat ekonomi yang mengabaikan variabel manusia.
2.    Kerja yang terspesialisasi cenderung menjadi sangat membosankan yang akan berakibat tingkat produksi menurun.

WEWENANG

Wewenang adalah hak untuk melaksanakan atau memerintah. Wewenang memungkinkan pemegangnya bertindak dengan cara tertentu dan mempengaruhi secara langsung tindakan orang lain melalui perintah yang dikeluarkan.
Wewenang didefinisikan sebagai karakter komunikasi dengan mana ia diterima oleh individu sebagai penentuan tindakan yang akan diambil oleh individu dalam sistem.

Barnard menunjukkan bahwa wewenang hanya akan diterima jika :
  1. Individu bisa mengerti perintah yang dikomunikasikan.
  2. Individu percaya perintah itu konsisten untuk tujuan organisasi.
  3. Individu melihat perintah itu sesuai kepentingan pribadinya.
  4. Individu secara fisik dan mental mampu menyesuaikan diri dengan perintah tersebut.
Menurut Chester Barnard akan makin banyak perintah manajer yang diterima dalam jangka panjang jika :
  1. Saluran formal dari komunikasi digunakan oleh manajer dan dikenal semua anggota organisasi.
  2. Tiap anggota organisasi telah menerima saluran komunikasi formal melalui mana dia menerima perintah.
  3. Lini komunikasi antara manajer bawahan bersifat langsung.
  4. Rantai komando yang lengkap.
  5. Manajer memiliki keterampilan komunikasi yang memadai.
  6. Manajer menggunakan lini komunikasi formal hanya untuk urusan organisasional.
  7. Suatu perintah secara otentik memang berasal dari manajer.

REFERENSI:


Senin, 05 Mei 2014

MISI PENYELAMATAN AADC

-SEBUAH DRAMA-

MISI PENYELAMATAN AADC


Terkisah sebuah persahabatan yang terjalin antara Aisha, Arian, Doni, dan Ceko. Aisha adalah seorang gadis yang begitu pendiam dan feminim. Arian berbanding terbalik dengan Aisha, dia begitu tomboy dan menguasai segala jenis bela diri. Meskipun begitu, Arian tentu memiliki rasa sensitif seperti wanita normal lainnya.

Doni adalah seorang lelaki yang punya obsesi tinggi terhadap dunia detektif, dia punya mimpi, suatu hari nanti bergabung dengan agen FBI dan memecahkan berbagai kasus besar. Ceko adalah sesosok laki-laki ter-sensitif dan ter-feminim yang ada di antara mereka. Bukan hanya karena sikap kemayunya yang terkadang muncul tanpa permisi, tetapi juga karena keahliannya memasak berbagai macam makanan.

            Suatu hari, sekolah mereka kedatangan murid baru pindahan dari sekolah lain. Ibu Guru mengantar murid baru itu ke depan kelas untuk memperkenalkan diri, seorang gadis cantik.

Aisha : (Membetulkan kacamata dan memicingkan mata)
Ceko : “Cantik ya, Sha.”
Aisha : “Iya.” (Mengangguk)
Doni  : “Wow, pagi-pagi gini Tuhan ngirimin gue bidadari.” (Dengan mata terpana)
Arian : (Menyikut Doni)
Doni  : “Adaww! Sakit oi!”
Arian : “Sok teu beud lu … kaya pernah ketemu bidadari aja.”
Doni  : “Pernah, itu bidadarinya di depan kelas.” (Doni tersenyum menunjuk gadis cantik itu)

Ibu Guru menenangkan kelas dan mempersilahkan gadis cantik itu memperkenalkan dirinya.

Gadis Cantik: “Halo, nama gue Donna, salam kenal.” (Tersenyum memaksa)
Doni  : “Haloo Donnaa …  Gue Doni, nama kita hampir sama yaa.” (Terpesona)

Donna membalas senyuman Doni dengan senyum memaksa. Ada sedikit bara api membara di hati Arian melihat tingkah Doni.
***
Meskipun cantik, ternyata sikap Donna tidak secantik wajahnya. Dia begitu sombong & selalu merasa paling kaya di antara teman-temannya. Dia selalu memandang rendah mereka. Akibatnya, tidak ada satu pun orang yang mau berteman dengannya kecuali Doni. Doni yang naksir berat pada Donna.

Suatu hari di koridor kelas …

Arian : “Halo, gimana keadaan Papa, Kak?” (Sebuah ponsel menempel di telinga Arian)
Arian : “Alhamdulillah kalo udah membaik. Terus …”

Donna menabrak siku Arian sampai membuat ponselnya berceceran di lantai.

Donna : “Ups!” (Berkata sambil menutup bibirnya dengan jari)

Betapa kesalnya Arian melihat Donna yang kemudian berlalu tanpa merasa bersalah sedikitpun.

Arian : “HEH! LO! KALO JALAN MATA DIPAKE DONG! MATA LO BUTA?!” (Mendatangi Donna dan menarik bahunya dg kasar)
Aisha  : “Udahlah Arian … mungkin dia nggak sengaja.” (Aisha menenangkan Arian)
Donna : (Melihat ponsel Arian yang jatuh) “Oh, lo mau minta ganti rugi? Sebut aja berapa, ponsel butut gitu paling gue buang ke tempat sampah.” (Tersenyum sinis)
***
Ceko melihat percekcokan mulut antara Donna dan Arian.
Ceko : “Ya ampuuuun! Kejadian deh nih Perang Dunia ke tiga! Gue, harus, segera, cepet-cepet, cuz cari si Doni!” (Berlari mencari Doni)
***
Arian  : “Mentang-mentang anak pejabat. Jangan lu kira semua bisa dibeli pake uang!”
Donna : (Tertawa meremehkan) “Emang kenapa? MASALAH BUAT LO? Apa yang gabisa dibeli pake duit? APA?! Semuanya bisa gue beli pake duit!”

Mendengar kata-kata itu, Aisha pun angkat bicara.

Aisha : “Persahabatan! Satu-satunya yang nggak bisa lo beli adalah Persahabatan. Itu sebabnya sampai sekarang lo nggak punya temen kan?! Kalopun ada, mereka semua bukan temen lo! Tapi perongrong kekayaan bokap lo!”
Arian  : (Tercengang melihat Aisha yang biasanya pendiam dan tidak banyak bicara itu)
Donna : (Melayangkan tangannya hampir menampar Aisha)
Arian  : (Dengan sigap memelintir tangan kanan Donna)
Donna : (Tangannya kesakitan) TAU APA LO SOAL SAHABAT!! (Dia berusaha menampar lagi dengan tangan kirinya)
Doni  : UDAH CUKUP!!! (Menampik tangan Donna dengan kasar)

(Semua terkejut dengan suara Doni)

Doni  : “Donna, gue kira lo bisa berubah. Gue kecewa sama lo.” (Mengenyahkan tangan Donna dengan kasar)
Donna  : “Don! Doni maafin akuu …”
Arian  : (Mengambil ponselnya)
Aisha, Arian, dan Ceko : (Meninggalkan Donna)
***
            Sepulang sekolah, Donna menunggu di dekat gerbang sekolah. Menunggu supir pribadinya menjemput. Doni melihat punggung Donna dari kejauhan. Namun betapa terkejutnya dia, segerombol orang bertopeng tak dikenal keluar dari sebuah mobil dan memaksa Donna masuk.

Penculik1 : “AYO MASUK! JANGAN COBA-COBA MELAWAN!”
Donna  : “Toloooooong! To ….” (Seorang penculik lain menutup mulut Donna)
Penculik2 : “DIAM! KALO TIDAK, BAPAK KAMU YANG KAYA RAYA ITU AKAN MELIHAT KAMU MENJADI MAYAT! MAU KAMU?!”
Donna : (Menggeleng-geleng dan hampir menangis)
Doni : WOOOOIIII! LEPASIN DIA!!! (Teriak Doni tiba-tiba)
Aisha, Arian dan Ceko : (Terkejut dan mengkuti Doni yang berlari)
Ceko : “Ngapain sih Don, ngajak lomba marathon?! Cape nich!” (Mengusap keringatnya)
Arian : “Capcay nih gue! Nggak jelas banget lu, Don!”
Ceko : “Capcay? Hmm.. jadi pengen masak.”
Aisha : “Mulai deh, Ceko. Aslinya keluar.”
Doni : “Ada yang tau rumahnya Donna?” (Pertanyaan Doni seketika membuat ketiga sahabatnya tercengang)
***
Doni  : “Ada yang nggak setuju dengan misi penyelamatan ini?”
Arian : (Mengangkat tangannya tanpa melihat ke arah Doni)
Doni   : “Masih marah gara-gara ponsel lo?”
Arian  : (Hanya menatap Doni dengan tajam) Bukan! Gue cemburu! (Arian hanya bisa mengatakan dalam hati)
Aisha  : “Arian, kamu masih inget nggak kata-kata ayah kamu waktu dia dijahatin sama relasi bisnisnya?”
Arian  : “Balaslah kejahatan orang lain terhadap kita, dengan berbuat baik pd mereka.” (Arian pun tersenyum)
***
Doni  : “MISI PENYELAMATAN AADC …. !”
Semua : “AADC apaan?”
Doni : “Aisha, Arian, Doni dan Ceko!”
Semua : “Oooooooo ….”
Doni : “MISI PENYELAMATAN AADC … !”
Semua : “Berhasil, berhasil, berhasil! Hore!”
Doni  : “Oke, ini dia alamat penjahat yang tadi dikirim ke orang tua Donna! Semua udah tau tugas masing-masing, kan?”
Aisha, Arian dan Ceko : Yap! (semua mengangguk)
Doni  : “Oke, Selamatkan Donna!”

Aisha dan Ceko bertugas bersama. Baru beberapa langkah tiba-tiba sebuah tangan menyergap Aisha.

Ceko : “WOI! LEPASIN DIA! BERANINYA SAMA CEWEK, LO!!” (dengan nada yang macho)
Aisha : (melancarkan kakinya ke penculik1 hingga membuat penculik1 terjatuh bersama Ceko)
Ceko  : (Memukul habis & mencubit penculik1 dengan kekuatan supernya)
Penculik1: (Terkapar dengan bekas cubitan Ceko)
***
Arian satu team dengan Doni melalui pintu utama. Arian mendobrak pintu dengan jurus karatenya. Mereka bertarung dengan sengit. Arian menyerang bagian atas dan Doni bagian bawah, sampai penculik2 pun pingsan.

Doni  : “Badan doang gede lu!”
Arian : “Ssst! Ada bayangan orang tuh, Don! Siap-siap!”
Doni : (Melayangkan jurus ala Jackie Chan ke sasarannya)
Ceko  : “Aduuuuuh! Idung gueee… idung gue nyungsep!” (Jatuh terkapar)
Aisha, Arian dan Doni : “Hahaha!” (Menolong Ceko yang bertubuh tambun itu berdiri)
***
Donna  : (mencoba bersuara meskipun mulutnya di lakban)
Semua : (menemukan Donna dengan tangan diikat dan mulut dilakban)
Doni  : “Lo nggak apa-apa?”
Donna : (menggeleng setelah dilepaskan ikatan dan lakbannya) “Makasih ya, semuanya!” (menangis haru) “Maafin gue, ya semua. Maafin gue, Arian.”
Arian : (memeluk Donna) “Maafin gue juga.”
Ceko : “Yheeaayy! Asik asik! Udah lebaran ya ini? Pada maaf-maafan. Hehehe.”
Doni : (mengalungkan tangannya ke leher Ceko) “Iye, lebaran Haji. Lu kan sapi yang mau di korbanin! Haha!”
Ceko : “Hiiiih!” (Ceko manyun)
Semua : (tertawa)
Donna : “Kalian bener, persahabatan itu nggak bisa dibeli dengan uang. Beruntung banget gue punya temen kaya kalian! Thanks ya udah nyelametin nyawa gue!”
Aisha : (tersenyum) “Itulah gunanya sahabat. Saling membantu di kala kesusahan.”
Arian : “Sahabat?” (mengulurkan tangannya pada Donna)
Donna : “Sahabat!” (menyambut tangan Arian dengan senyuman)

Doni : “MISI PENYELAMATAN AADC … !”
Semua : “Berhasil, berhasil, berhasil! HOREEE! Hahaha.”





Minggu, 27 April 2014

KEUNTUNGAN DALAM BERWIRAUSAHA

KEUNTUNGAN DALAM BERWIRAUSAHA


Dalam usaha berwirausaha, wirausahawan pastinya akan mendapatkan keuntungan. Selain wirausahawan, pihak yang mendapat keuntungan lainnya adalah pembeli/pelanggan (costumer).

KEUNTUNGAN DARI SISI WIRAUSAHAWAN :

a.   MENDAPATKAN PENGALAMAN
Selain untuk mendapatkan keuntungan, tentunya tujuan orang berwirausaha adalah ingin menambah pengalaman. Mendapatkan ilmu-ilmu baru yang bisa diaplikasikan untuk kemajuan usahanya.

b.  MENGHASILKAN PENDAPATAN
Ini adalah keuntungan yang sudah pasti diharapkan oleh para wirausahawan. Diharapkan pendapat yang dihasilkan tidak hanya sekedar “pulang pokok/impas/balik modal”, tapi juga lebih. Demi kemajuan dan pengembangan usahanya.

c.   MENGAPLIKASIKAN IDE
Para wirausahawan sebelum memulai usaha pasti memikirkan lebih dulu secara matang, apa kira-kira yang akan mereka usahakan/tawarkan kepada konsumen. Dengan adanya usaha yang kita jalani, berarti kita telah berhasil mengaplikasikan ide/menjadikan nyata ide kita pada produk yang kita tawarkan. Tidak hanya berhenti di situ, seiring perkembangan musim dan zaman, ide-ide baru pasti akan muncul dan para wirausahawan bisa lebih kreatif mengembangkan usahanya agar tidak monoton.

d.  MEMPERBANYAK RELASI
Dengan adanya usaha yang kita jalankan, tentunya memerlukan bantuan distributor untuk memasarkan atau memperkenalkan produk kita kepada masyarakat luas. Selain itu, sebuah usaha juga akan sulit berkembang apabila tidak ada bantuan dari pihak lain.

 Misalnya, sebuah perusahaan mengeluarkan produk alat rumah tangga. Untuk bisa menjangkau masyarakat luas pasti memerlukan pengiklanan dan testimoni kepada para ibu rumah tangga agar mereka mengenal, mempercaya, dan membeli produk tersebut. Perusahaan pasti akan mendatangi bagian periklanan dan menjalin relasi.

KEUNTUNGAN DARI SISI KONSUMEN/PEMBELI:

KEBUTUHAN TERPENUHI
Sebuah produk yang dicari oleh para pembeli biasanya adalah produk yang mempermudah pekerjaan mereka dan mudah penggunaannya (praktis & efisien). Jika para wirausahawan menciptakan produk yang bisa memenuhi kebutuhan pembeli, itu pasti akan menjadi incaran dan menguntungkan konsumen.