Harapan itu selalu ada untuk orang-orang yang tidak mudah menyerah! Semangaaaaaaaaaaaaaat! :)

Selasa, 11 Juni 2013

10 Terowongan Pohon & Bunga yang Paling Menakjubkan di Dunia



 Pohon adalah organisme yang paling bisa bertahan lama di bumi. Sebagai makhluk hidup, pohon memiliki andil besar di dunia, termasuk memberi warna yang indah pada lingkungan.


Dengan fungsi sebagai paru-paru dunia, pohon bisa menyerap gas karbondioksida (CO2) dan menjadikannya oksigen (O2) untuk dihirup manusia serta hewan di dunia ini. Karena itu, banyak orang yang setuju bahwa pohon bisa menjadi sumber kehidupan karena banyaknya fungsi itu.


Tidak hanya itu, pohon bahkan bisa menciptakan pemandangan yang indah. Tak percaya? Maka kamu harus melihat 10 terowongan indah yang diciptakan oleh rimbunan pohon. Jadi, jagalah lingkungan kita ini.

Langsung saja , berikut ini pembahasannya :

1. Terowongan Pohon Cherry Blossom, Jerman 


























Setiap musim semi, di sebuah jalanan yang begitu tenang di kota Jerman. Kawasan yang dikenal dengan derah Boon ini berubah menjadi terowongan yang sangat cantik dan dihiasi oleh bunga pohon Cherry Blossom yang bermekaran dengan indah. Sayangnya warna pink ini hanya bisa bertahan 7-10 hari, dan itu masih tergantung oleh cuaca. Sangat cantik.

2. Terowongan Pohon Rosewood, Brazil 




Ratusan pohon Tipuana (Rosewood) ini menjadi hal yang begitu berharga semenjak tahun 2006, di masa kepemimpinan walikota Joseph Fogaca .

Jalanan hijau yang terletak di sepanjang Rua Goncalo de Carvalho ini dijadikan sebagai bagian sejarah warisan negara, budaya, ekologi, dan lingkungan. Pohon-pohon sepanjang tiga blok kota ini bahkan bisa mengurangi kebutuhan AC penduduk kota sampai 30%.


3. Terowongan Pohon Musim Gugur, Amerika Serikat

Di foto saat musim gugur yang sangat cantik oleh Kevin McNeal, terowongan pohon ini luar biasa cantik. Diambil di kawasan jalan Smuggler's Notch, daerah ini merupakan bagian dari negara bagian Vermont, Amerika Serikat.

Dengan warna daun yang berubah, musim gugur di sini bisa dinikmati dengan sangat damai.


4. Terowongan Pohon Gingko, Jepang 



























Gingko Biloba adalah pohon yang paling dihormati dalam budaya Jepang. Enam pohon Gingko berhasil selamat dari serangan bom Hiroshima dan terus bertahan hidup sampai saat ini.

Karena itu, masyarakat Jepang menganggap Gingko sebagai pohon pembawa harapan. Sekitar 65.000 pohon Gingko dibiarkan tumbuh dengan cantik di berbagai taman di Jepang. Terowongan ini terletak di kawasan taman luar Meiji Shrine, Tokyo.

5. Terowongan Pohon Yew, Inggris

Pada abad pertengahan, kawasan Aberglasney House adalah taman paling cantik di Wales, Inggris.

Terowongan pohon Yew menjadi daya tarik wisata populer. Percaya taau tidak, butuh sembilan tahun untuk mengembalikan gerbang pohon yang sudah dipangkas ini. Terowongan pohon Yew ini diduga ditanam oleh keluarga Dyer dari Aberglasney pada abad ke-18.


6. The Dark Hedges, Irlandia Utara

Terletak di daerah Antrim, ini adalah ranting-ranting pohon yang diduga sudah ada semenjak 300 tahun lamanya. Menurut laporan lokal, James Stuart menanam sekitar 150 pohon pada abad ke-18 untuk mengesankan para tamu saat mengunjungi rumahnya, Gracehill House. Masyarakat percaya bahwa ada seorang pembantu rumah tangga yang meninggal misterius ratusan tahun lalu dan membuat kawasan ini cukup berhantu. Percaya?

7. Terowongan Pohon Bambu, Jepang












Hutan bambu Sagano ini terletak di kawasan Arashiyama dan merupakan situs bersejarah nasional. Terletak sepanjang 500 meter, pohon bambu ini menjadi salah satu hutan paling indah di Jepang. Suara angin yang timbul dari batang bambu yang tinggi membuatnya menjadi salah satu suara khas Jepang yang tentunya membuat kamu damai dan tenang.

8. Terowongan Cinta, Ukraina


Terowongan cinta di Ukraina ini sebetulnya adalah bekas rel kereta api sepanjang dua mil yang pernah melayani kereta api swasta di pabrik kayu dekat Klevan. Kini terowongan ini sudah rimbun dengan pepohonan dan banyak pasangan kekasih yang melewati waktu romantis di sini. Apakah kamu juga mau mengungkapkan cinta di sini?

9. Jalan Jacarandas, Afrika Selatan

Lebih dari 10 juta pohon membuat Afrika Selatan menjadi kota ramah lingkungan terbesar. Bahkan ibukota Johannesburg menjadi hutan terbesar yang dibuat manusia. Setidaknya 49 spesies Jacaranda dan pohon tropis diimpor ke Afrika Selatan lebih dari 100 tahun lalu. Oktober adalah waktu di mana bunga dari ribuan pohon Jacaranda berkembang. Sehingga ini membuat lingkungan kota berubah menjadi warna ungu-biru. Sangat cantik!

10. Terowongan Bunga Wisteria, Jepang


Segera setelah musim Cherry Blossom berakhir, bunga Wisteria yang sangat cantik dan menyerupai tanaman anggur menjadi pengganti di musim bunga Jepang. Festival Fuji Matsuri atau festival Wisteria dirayakan setiap musim semi di Tokyo, tepatnya di kawasan Shizuoka dan Okazaki. Hmm, sepertinya Tokyo adalah tempat di mana banyak terowongan pohon dan bunga cantik berada di sana ya.




MASJID PUSAT KEBUDAYAAN ISLAM RAJA FAHD, BUENOS AIRES, ARGENTINA


Masjid Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd
Boenos Aires, Argentina (argentinaindependent)


Masjid dan komplek Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd atau Centro de Estudios Islamicos King Fahd, di Boenos Aires, Argentina, ini menghadirkan sedikit nuansa Timur Tengah di Argentina, negerinya para penggila sepakbola. Masjid Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd dapat dilihat jelas dari lapangan Polo di kawasan Palermo, Boenos Aires, Ibukota Argentina. Menjadi salah satu pusat Islam terbesar di kawasan Amerika Latin.

Komplek dengan berbagai bangunan penunjang termasuk Pusat Kebudayaan Islam dan perpustakaan untuk umum ini memadukan arsitektur Timur Tengah lengkap dengan dua menara segi empat berpadu dengan nuansa modern menjadikannya begitu menyolok diantara gedung gedung apartemen disekitarnya.

Lokasi Masjid Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd, Boenos Aires

Alamat : Avenida Int. Bullrich 55, 1425 Ciudad Autónoma de Boenos Aires,Argentina
Telepon : +54 11 4899-1144 ‎

Sejarah Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd, Boenos Aires

Pembangunan masjid dan Pusat Kebudayaan Islam Boenos Aires ini tak lepas dari peran Carlos Menem, presiden Argentina kala itu. Ditahun 1995  Carlos Menem yang merupakan keturunan Syria itu meghadiahkan lahan milik kota Boenos Aires seluas 34 ribu meter persegi di kawasan Palermo untuk pembangunan masjid sebagai bentuk pengakuan kepada komunitas Muslim di negara Argentina, setelah kunjungan kenegaraannya ke Saudi Arabia.


Interior Masjid (argentinaindependent)
Pembangunan masjid ini dimulai tahun 1998 dirancancang oleh arsitek  Saudi Arabia,Zuhair Faiz. Proyek pembanguan Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd di Boenos Aires ini merupakan kerja sama pemerintah Boenos Aires dan Saudi Arabia menghabiskan dana sekitar 20 juta dolar Amerika.

Masjid Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd, Boenos Aires diresmikan pada hari senin 25 September 2000 oleh Presiden Argentina Ferdinando de la Ruabersama Putra Mahkota Saudi Arabia Pangeran Abdullah Bin Abdul Aziz Al Saud bersama rombongannya lebih kurang 250 orang yang terdiri dari anggota keluarga kerajaan dan kabinet kerajaan Saudi Arabia.

Sumbangan lahan oleh Carlos Menem kepada komunitas muslim untuk pembangunan masjid di tahun 1995 itu sempat menuai kontroversi. Bahkan De La Rua yang ketika itu masih menjadi senator turut menolak hal tersebut. Lahan yang secara jurisdiksi kota Boenos Aires tapi kemudian diserahkan oleh otoritas pemerintah pusat kepada komunitas muslim.

Namun kemudian waktu telah merubah segalanya, apa yang telah dirintis oleh Carlos Menem kemudian berbuah manis bagi muslim Argentina. Fernando De La Rua tidak saja bersedia meresmikan komplek masjid tersebut tapi juga mengundang secara resmi mantan presiden Carlos Menem untuk hadir dalam upacara peresmian masjid terbesar Amerika Latin tersebut.

Arsitektur Masjid Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd, Boenos Aires
Fasad Masjid Raja Fahd, Palermo

Detil gambar teknik rancangan masjid dan pusat kebudayaan Islam Raja Fahd ini terdapat di :

Pusat kajian ini dilengkapi dengan bangunan masjid, perpustakaan, dua buah sekolah yang menyelenggarakan Sekolah Islam untuk tingkat SD dan SMP serta pesantren dengan asrama untuk 50 santri. Dilengkapi pula dengan taman yang luas plus lapangan parkir. Ruang sholat masjid ini dapat menampung 1200 jemaah laki laki dan 400 jemaah wanita. Dirancang sebagai kawasan terpadu dengan rancangan timur tengah bergaya modern.

Aktivitas Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd, Boenos Aires

Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam Boenos Aires ini mengadakan kelas belajar Qur’an dan bahasa Arab, perpustakaan masjid dibuka setiap hari untuk umum mulai dari jam 10:00 sampai jam 17:00. Masjid dan kawasan tersebut terbuka dan gratis untuk kunjungan dari pengunjung dengan bahasa pengantar bahasa Spanyol dan kadang kadang bahasa Inggris di hari selasa dan kamis siang. Dengan waktu kunjungan sekitar 45 menit pengunjung ditemani untuk menikmati taman, pelataran bagian dalam, perpustakaan dan ruang ruang lainnya. Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam ini juga melayani permintaan kunjungan khusus.

Secara resmi Masjid dan Islamic center ditutup untuk umum pada hari hari besar Islam, namun demikian pengunjung muslim ke Boenos Aires tentu saja tetap di izinkan untuk datang berkunjung dan bergabung.

Masjid Pusat Kebudayaan Islam Raja Fahd, Buenos Aires (Panoramio)


Masjid juga bekerja sama dengan Organisasi Dunia Islam, menggelar jenjang pendidikan untuk mengenalkan sosok Nabi Muhammad SAW kepada masyarakat Argentina. Kedutaan Arab Saudi di Boenos Aires bertanggung jawab atas penyelenggaraan program ini. Pelaksanaan program jenjang pendidikan Islam tersebut dilakukan dalam tahun 2009 ini. Lebih dari 50 orang dari para mubaligh Muslimin, imam-imam masjid, dan para pengurus organisasi Islam di seluruh Argentina, mengikuti program jenjang pendidikan tersebut.

Muslim Argentina

Muslim di Argentina menjadi populasi terbesar ke tiga di benua Amerika setelah Amerika Serikat dan Brazil. Menurut catatan The CIA World's Fact Book, pada tahun 2004, dari total penduduk Argentina yang mencapai 39.144.753 jiwa, dan dua persen yang memeluk Islam, yaitu sekitar 782.895 jiwa, selebihnya adalah pemeluk Katolik Roma, Protestan, dan Yahudi.


di latar belakang adalah lapangan Polo kota Boenos Aires (Panoramio)
Sementara menurut laporan harian Clerein, warga Argentina yang baru masuk Islam sekarang ini bertambah menjadi 900 ribu orang. Dan, jika kaum imigran Muslim yang ada di sana dijumlahkan secara keseluruhan, bisa mencapai lebih dari tiga juta orang. Sehingga, estimasi populasi Muslim di Argentinameningkat dari yang semula 700 ribu kini menjadi lebih dari tiga juta jiwa.

Peningkatan populasi Muslim di Argentina diakui Pusat Kajian Islam di Argentina, Centro de Estudios Islamicos, lembaga yang fokus pada dakwah dan kajian budaya Islam di Argentina. Lembaga ini menyebutkan pada abad ini agama Islam berkembang pesat di Argentina, indikasinya adalah dengan semakin banyaknya pemeluk agama Islam.

Indah nya masjid Raja Fahd di malam hari (Panoramio)


Kebanyakan orang Argentina menyebut siapapun keturunan Arab atau Muslim Disana sebagai keturuan Turkos atau Turki, tanpa peduli darimana Negara asal mereka sebenarnya. Hal tersebut di dasarkan pada fakta bahwa kebanyakan muslim yang ada di Argentina merupakan migran dari Syria, Armenia dan Lebanon, kawasan yang pernah menjadi wilayah kekuasan Emperium Usmaniah yang kini menjadi Turki.

Di antara imigran Arab yang terkenal adalah keluarga Menem, yang berasal dari Suriah dan pemeluk Islam. Mantan presiden Argentina, Carlos Menem, merupakan salah satu keturunan keluarga imigran Suriah ini. Meski leluhurnya adalah pemeluk Islam, ia sendiri merupakan seorang penganut Katolik Roma. Karena faktor agama inilah, Carlos Menem diizinkan untuk ikut mencalonkan diri sebagai presidenArgentina. Dalam aturan konstitusi yang berlaku, presiden Argentina haruslah seorang pemeluk Katolik Roma. Namun, aturan ini dihapuskan dalam reformasi konstitusi tahun 1994.


 Sumber/ Referensi :

-         Wiki - King Fahd Islamic Cultural Center
-         Official website (Spanish)